Anjing itu sejatinya tidak pernah melihat kamu kaya atau miskin, cantik atau buruk. Cukup berikan kasih sayangmu, mereka akan membalasnya dengan kesetiaan dan hidupnya padamu, kurang lebih begitu pelajaran hidup dari kisah Marley. Hachiko, kisahnya yang pernah membuat aku menangis berhari-hari tiap mengingatnya, juga menjadi pelajaran hidup terbaik yang nggak bakal aku lupain. Dog is man's best friend!
Semoga para St. Bernard yang tewas kini bahagia di surga. Pemiliknya ditabahkan. Semoga pemiliknya dapat memenangkan perkara dengan owner pet delivery yang membawa anjing-anjing malang itu.
Aku paling benci orang bilang, "It's just a dog..," atau "Kucing bisanya menyebarkan penyakit!". Manusia perlu belajar, apapun bentukmu mereka para anjing bisa menyayangimu, sedangkan kamu sebaliknya sering memandang mereka seakan makhluk yang nggak berarti. Kalau takut najis, bukannya sudah ada cara untuk membersihkannya? Kalau kamu takut mereka menyebarkan penyakit, bukannya tugasmu merawat mereka untuk selalu sehat? Manusia juga bisa sakit dan bisa menularkan penyakit, tidak beda kok dengan kucing.
Aku punya sahabat favorit, namanya Xena. Tapi sayang, karena kesibukan kami hanya beberapa kali ada kesempatan bertemu. Dia lahir dan besar di Amerika Serikat. Tingkahnya mirip anjing neurotik seperti Marley, setiap ketemu orang ditubruk, dinaiki, dijilat-jilat. Tak mengapa, itu tandanya dia senang kamu datang.
Dia tadinya anjing entah siapa pemiliknya. Ditemukan regu penyelamat 30 hari usai badai Katrina menghantam AS. Di antara debris, Pitbull malang ini ditemukan sekarat dan kemudian diadopsi oleh temanku yang dokter hewan. Sekarang mereka ada di Indonesia.
huft! gemes.. gemes..!
Bersyukur akhirnya ada yang merawat Xena. She's loveable dog, you know! Dia juga berteman dengan seekor kucing kampung yang dipelihara di rumahnya, namanya Zara. Seorang temanku yang juga tinggal dengan pemilik Xena karena sayang banget sama Xena selalu membawanya ke tempat tidur dan bobo bareng. Aku pernah nemani Xena di tempat tidur itu juga gegara kami ada party, dia harus dikurung supaya nggak nyerang orang-orang. Aku lebih memilih menemani dia berdua aja di kamar dan bermain-main.
Suatu saat teman bobo barengnya Xena pergi ke Afrika dan nggak balik lagi. Supaya nggak sedih dan nggak keinget-inget Xena dipindahin ke ruang bobonya yang baru. Si empunya kasur memberikan spring bed itu kepadaku lewat diundi (karena banyak yang mau). Padahal tadinya aku yang cuma anak kos ini tidurnya di lantai beralaskan kasur tipis. Sekarang pakai spring bed, bekas Xena pula! Oh, senangnya... Lumayan sebagai pengobat rinduku pada Xena!
0 comments:
Post a Comment
Hello, thanks for dropping your comment!