Wednesday, December 31, 2008

Ingin menengok anak-anak

Niat dari sebelum liburan:
BERKUNJUNG KE KEBUN BINATANG SURABAYA MENENGOK SINGA


Tapi tivi mengumumkan bakal ada pertunjukkan ular oleh kelompok reptil... Selama liburan penuh!!!!

Enggak deh, makasih...

Tuesday, December 30, 2008

Kenapa Blackberry?

Banyak yang pake Blackberry. Latah atau emang butuh?

Masih kuingat dulu betapa gigihnya aku menolak anjuran bos untuk pake Blackberry (BB). Karena aku nggak mau hidupku jadi abnormal gara-gara BB. Sangat tampak nyata betapa autis-nya teman-teman di kantor seharian kencan dengan BB. Hohoho..! Bukan, bukan untuk ngecek Facebook loh.. tapi demi urusan kantor. Tapi sekarang, BB dah (kayanya) beralih fungsi... Ya itu, buat fesbuk and YM. Pis.. pis.. buat yang merasa.. (LOL).

Kenapa BB? Karena BB bisa terima email real time. Itu yang jadi keuntungan buat kami para pekerja yang mengandalkan komunikasi via email. Bahkan chatting juga mengandalkan email. Bayangin aja, untuk bahas satu topik yang replaynya sedikit tapi sahut-sahutan, bukannya pake chat via YM atau Skype, kita malah pake email. Orang bule juga banyak yang nggak punya akun YM. Kami kebetulan dibekalin akun email corporate kantor.

Punya BB kudu dipertimbangkan untung ruginya. Seperti misalnya karena perbedaan waktu dunia, aku sering banget bangun tengah malam buat buka email.

Bule-bule di luar negeri banyak yang nggak ngerti BB. Tapi internet gampang aksesnya. Makanya buat mereka yang nggak punya BB juga nggak masalah. Masih kuingat waktu ke Eropa, seorang temen dari Machedonia dengan bangganya nunjukkin Nokia 3300. Padahal itu handphoneku jaman kuliah. Hihih.. jangan-jangan Indonesia emang pangsa konsumtif untuk handphone dan sejenisnya.

Entah gara-gara James Bond, atau orang-orang pada nggak bisa hidup tanpa update Facebook-nya, rela cari BB.. Meski (kupikir) mereka nggak butuh-butuh amat. Yah, kecuali buat mereka yang mengfungsikan BB jadi media penghibur.. (^.^)v Nggak ada salahnya..

Monday, December 29, 2008

Surabaya is for fashionista!

MESKIPUN... Citos yang katanya suka majang baju-baju terkini tiap Rebo dan Selasa (soalnya Rabu adalah Ladies day dan Selasa fashion day di Citos). Menurutku.. Citos enggak banget dalam urusan busana.

Masak, jaman lagi ber-plaid (kotak-kotak) ria.. Citos masih aja majang batik dengan lengan balon-balonnya dan (please deh) Indiahe' yang satu step di belakang batik. Udah gitu harganya nggak banget... jutaan untuk kain yang sangat nggak layak pake (menurutku). Sekarang sih Citos dah majang plaid juga. Tapi.. batik-batik berlengan balon itu masih menghias stan-stan butik tersohor.. Hiiy! Seremnya, sering aja liat artis salah mode melenggang.. Hakhakhak!!

Dua kali aku cari baju lucu, dan dua kali dapetnya di Surabaya. Model-modelnya atas rekomendasi majalah fashion ternama. Well, untuk urusan majalah jangan suka sembarangan beli kalo nggak mau dibilang salah trend. Saranku, beli majalah Elle dan Eve untuk trend bule Eropa dan Female untuk yang diadaptasi di Indonesia.

Nggak suka ngikutin trend yo monggo. Tapi kalo 'maunya' ngikutin trend tapi dah lawas kan ya kasihan.

Liburan ini aku ketemu baju-baju lucu di mall-mall Surabaya... meski sayang nggak pas di badan (baca: nggak cukup). Jadi beberapa item yang keren aku cuman bisa gigit jari. Ouch, Mango di TP sekarang lagi SALE. Kalo item yang satu ini kurasa Mango Jakarta juga ikutan SALE akhir tahun.

Asal inget budget, loh....

Wednesday, December 24, 2008

Going back Surabaya home

Hari terakhir ngantor...

Sedihnya: aku harus ninggalin meja tercintaku untuk sementara. Nggak main dulu sama kucing belang tiga. Nggak jahilin temen-temen kantor untuk sementara waktu. Dan akan berhadapan dengan panasnya Surabaya.

Senangnya: akan ketemu keluarga. Akan jalan-jalan (baca: kencan) seharian ke tempat-tempat yang kusuka dan makan makanan kesukaan. Ketemu Caty dan Peky. Melihat kembang api di malam tahun baru. Dan menerima kado ultah (hee.. ge-er!).

Yang masih tetep: ngenet, ngeplurk, maen blackberry.

Cherio! Have a nice holiday, Minna!

Monday, December 15, 2008

Bahasa kacau beliau

Huahh!

Lama-lama aku menyadari bahasaku makin kacau. Makin susah ngomong bahasa Indonesia. Bukan.. bukan karena sok Inggris. Inggrisku juga kacau (aslinya dah kacau).

Kemaren-kemaren waktu aku sama Pablo ngasih training anak-anak koas di Bogor, bahasaku belepotan dan malu-maluin meski hal sangat remeh sekalipun, kaya gini, "Ayamnya DIBUNUH di tempat...ng...ng..."

Para peserta melongo.. hoooh..

"Di.. di.. diituin.."

Para peserta masih nggak bergeming. Duuh... mau ngomong "dipotong" aja susah.... Hihihi..

Dengan sok pedenya aku bikin suaraku se-menggelegar mungkin. Maksudnya biar jelas. Tapi waktu kutanya, "MENGERTI SEMUANYA?"

Para peserta kompakan menggeleng. Mungkin bahasaku yang aneh, sih ya.. Istilah senin-minggu, angka empat-lima, pedagang-pasar.. jadi kaya mirip-mirip.

Parahnya waktu Kim nanya kenapa seragam orang pemerintahan beda-beda. Kujawab dengan sangat tidak nyambung, "Yah, kalau hari Minggu mereka pake seragam ijo." Jreeeng... Parahnya si Kim malah manggut-manggut, "Oh, I just know that they work on Sunday. That's really fantastic!"

Tuesday, December 09, 2008

Il Panettone da Roma

Oh lala.. (baca: ulala)

Grazie, Pablo, for the cake! Baru lima menit dibuka, kondisi kuenya kaya gini... Heehe..!

Friday, December 05, 2008

Rencana weekend ini

Sebentar lagi Idul Adha..

Beberapa hari ini aku berangkat ke kantor greeting dulu sama kambing-kambing di pinggir jalan. Oh, kambing-kambing yang cantik..

Ohiya, semalam aku mimpi aneh. Kucing gendut abu-abu yang biasanya kukejar-kejar di ATM BCA Pasar Minggu muncul di mimpiku, dan dia ikut ke mana pun aku pergi. Guenduett baannget! Tapi anehnya, disulap sama temenku jadi ikan. Trus si gendut nyemplung ke kolam dan aku kejar dia supaya nggak hilang oleh arus. Eeeh, malah ketemu siluman ular putih. HOROR!

Kembali ke kambing. Biasanya tiap Idul Qurban, aku bantu pengajian Ya Ibad dan masjid-masjid di kotaku untuk periksa puluhan ternak --ante dan post mortem. Soalnya sering sekali dijumpai organ yang nggak layak konsumsi (misalnya Fasciola pesta pora di hepar sapi), atau bahkan sebelum dipotong ternyata si ternak belum cukup umur.

Weekend hari raya ini, sih, rencananya di kos aja. Membereskan barang-barang yang mau dikirim ke Surabaya. Lagi pengen mengembara nih, maunya merantau cuman bawa baju sama laptop (dan kosmetik, abseloutly... heheheh..).

Asyik kali ya, tiap bulan pindah kos. Si Andri ngusulin tinggal di hotel aja. Sounds nice idea, tapi duitmu yaa Ndri..! Hehe..

Thursday, December 04, 2008

Dikerjain PLN

Sore kemaren aku dapet surat cinta dari PLN, isinya aku harus melunasi tagihan. Tertulis, kalo nggak dilunasi sampe pukul 16.00 hari ini, listrik akan diputus. Sebentar... selama ini nggak ada yang salah loh sama pembayaran listrikku..

Jadwal pembayaran PLN gelombang 1 (aku gelombang 1) adalah mulai tanggal 1-10 tiap bulan. Padahal kemaren baru tanggal 3!! Aku sih, karena jadwal ambil duit buat kos sekalian bayar ini itu, kubayar juga PLN nya via ATM sore kemaren. Perasaan, dari bulan-bulan yang lalu bayar tanggal segitu nggak ada masalah.. karna aku nggak pernah telat.

Pagi ini, satu komplek gang ribut karena mereka semua juga dapet surat cinta dari PLN yang isinya sama. Malah, ada yang gelombang 2 dan 3 yang harusnya belon waktunya bayar (bayar minggu ke-2 dan ke-3), disuruh bayar hari ini juga dan dengan ancaman pemutusan sambungan (bukan pemadaman listrik loh! ini PEMUTUSAN!). Seorang kakek melas banget, panik. Pagi ini, hujan-hujan, dia meluluskan permintaan PLN jahanam itu...

Well, kayanya mbak mbak-mas mas CS PLN pada takut kali ya aku telpon... Hoey, Mbak! Mas! Angkat telponnya!

Wednesday, December 03, 2008

Quiz: Who is the man and what did he achieve?

Perkenalkan, ini idola barukuu..!

Aku mengagumi karyanya yang agung, bener-bener bellisima! Wow! Bahkan aku sampe menitikkan air mata.. He's greattt!!!

Uurgh.....

pic: fb

Tuesday, December 02, 2008

Kucing-kucing ditelan bumi

Sejak tetangga yang punya balita pindah ke sebelah.. kucing-kucing pada menghilang. Anak-anak demit itu kerap mainin kucing-kucing. Aku pernah sampe hampir jitak kepala dua bersaudara balita yang hobinya jejeritan nggak pagi-nggak malam, karena menyiksa kucing-kucing! Huh..!!

Sebungkus Whiskas masih kusimpan. Berharap ada kucing yang maen. Hiks..

Too late to thank him

Aku bukan penggemar buku-buku psikologi, tapi aku suka banget baca buku-bukunya Richard Carlson di seri-serinya 'Don't sweat the small stuff'. Pertama kali aku baca yang 'Don't sweat the small stuff at work', aku langsung suka. Buku ini bener-bener memberi pengaruh positif. Seperti misalnya, kalau kita dapet cuti, Richard Carlson menyarankan kalau kita sebaiknya jangan mencari kesempatan cuti untuk cari side job, kursus atau piknik ke mana gitu. Lebih baik cuti di rumah aja dan meluangkan waktu yang berharga bersama keluarga. Waktu aku cuti, sarannya Richard Carlson bener-bener aku praketkin, cuti sebulan nggak ngapa-ngapain, di rumah aja. Hasilnya, setelah kembali dari break, pikiran lebih fresh. Lain dengan teman-teman yang dengan bangga dapet side job atau kursus saat liburan, di balik itu aura yang doyan komplain saat mereka sebelum cuti masih bisa aku lihat. Soalnya otak nggak istirahat, sih.

Pokoknya banyak banget sharing Richard Carlson di 'Dont sweat' yang memberi inspirasi dan teramat membantuku. Udah saatnya aku pengen ngucapin terima kasih ke beliau.

Aku browse informasi Richard Carlson di internet. Aku kaget banget, orang yang aku cari ternyata sudah meninggal. Maybe it's too late to say thank you... Aku berusaha menyampaikan rasa terima kasih sekaligus duka cita-ku kepada istrinya, tapi websitenya error. Yah..